Satwa

Apa Perbedaan Antara Anjing Laut dan Singa Laut?

Apakah anjing laut dan singa laut adalah binatang yang sama? Secara teknis, mereka berada di subordo taksonomi yang sama dari pinniped (Pinnipedia), yang terdiri dari anjing laut, singa laut, dan walrus.

Tetapi anjing laut dan singa laut berada dalam keluarga taksonomi yang berbeda karena beberapa perbedaan anatomi utama. Perbedaan anatomi yang paling menonjol adalah telinga dan sirip. Juga, singa laut hanya berisik, sedangkan anjing laut sedikit lebih tenang.

Mari kita memilah taksonomi terlebih dahulu. Subordip pinniped memiliki 33 spesies dalam tiga keluarga. Singa laut dan anjing laut berbulu (anjing laut dengan bulu tebal yang lebih mirip singa laut daripada anjing laut sejati) disatukan dalam keluarga Otariidae. Anjing laut sejati, di sisi lain, ada dalam keluarga Phocidae. (Walrus berada di keluarga Odobenidae, tetapi gadingnya yang besar membuat mereka mudah dikenali dari anjing laut dan singa laut.) Banyak orang menyebut mamalia di Otariidae dan Phocidae sebagai anjing laut, walaupun perbedaan antara keluarga itu penting.Bagaimana singa laut dan anjing laut berbulu dapat dipisahkan dari anjing laut sejati ini?

Pertama, periksa telinga. Singa laut dan anjing laut berbulu memiliki telinga luar yang menonjol dari kepala mereka. Anjing laut, di sisi lain, tidak memiliki penutup telinga eksternal tetapi sebaliknya memiliki lubang telinga. Inilah sebabnya mengapa para ilmuwan menyebut spesies dalam keluarga Otariidae sebagai anjing laut bertelinga. Spesies phocidae dapat disebut anjing laut tanpa telinga.

Baca:   Mengapa Beberapa Hewan Berhibernasi?

Selanjutnya, ada perbedaan yang cukup signifikan dalam panjang sirip dan mobilitas. Singa laut dan anjing laut berbulu memiliki sirip panjang. Yang paling penting, mereka dapat memutar sirip belakang di bawah tubuh mereka, yang memungkinkan mereka berjalan di darat. Anjing Laut, di sisi lain, memiliki sirip depan pendek, dan sirip belakang mereka tidak dapat berputar di bawah tubuh mereka untuk membantu mereka berjalan.

Jadi, anjing laut dipaksa untuk membalik-balik perut mereka ketika berada di darat, mirip dengan gerakan ulat. Perbedaan gaya sirip juga mengubah cara mamalia air ini berenang: anjing laut menggerakkan sirip punggungnya ke sisi seperti ekor ikan saat berenang, sementara singa laut dan anjing laut bulu mendorong diri mereka dengan sirip depan yang panjang, menggerakkan mereka seperti dayung.

Akhirnya, singa laut dan anjing laut berbulu sangat berisik. Ini sebagian karena mereka berkumpul dalam kelompok di darat, sementara anjing laut sejati menghabiskan lebih banyak waktu di air dan kurang sosial. Juga, singa laut dan anjing laut berbulu berkomunikasi dengan menggonggong atau berteriak keras, sementara anjing laut biasanya mendengus dengan lembut untuk berkomunikasi.

Arief C
Blogging is not only about posting. It is about your heart who took part in every post that you type.

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Satwa