Apa Perbedaan Antara Gajah Asia dan Afrika?

Anda mungkin telah diajari bahwa hanya ada dua spesies gajah: gajah Afrika dan gajah Asia. Pada tahun 2000, para ilmuwan mengkategorikan spesies gajah Afrika menjadi dua spesies yang berbeda, yang lebih besar adalah gajah sabana Afrika dan yang lebih kecil adalah gajah hutan Afrika. Meskipun kedua spesies Afrika secara genetis berbeda dengan harimau dan singa, mereka masih memiliki lebih banyak kesamaan satu sama lain daripada dengan rekan mereka di Asia, dan penting untuk mengetahui bagaimana cara membedakannya. Gajah Asia dan Afrika dapat dibedakan paling mudah berdasarkan telinganya, bentuk kepalanya, dan gadingnya.

Cara termudah untuk membedakan gajah Afrika dari gajah Asia adalah dengan melihat telinga. Gajah Afrika memiliki telinga yang jauh lebih besar yang terlihat seperti benua Afrika, sedangkan gajah Asia memiliki telinga bulat yang lebih kecil. Telinga gajah menghilangkan panas tubuh mereka, dan gajah Afrika perlu membuang lebih banyak panas daripada gajah Asia, karena mereka hidup di iklim yang lebih panas (yang semakin panas dengan perubahan iklim).

Gajah Afrika dan gajah Asia juga memiliki bentuk kepala yang berbeda. Gajah Afrika memiliki kepala bundar, sedangkan gajah Asia memiliki kepala berkubah kembar, yang berarti ada garis divot yang menaiki kepala. Akhirnya, Anda bisa melihat gadingnya. Baik gajah Afrika jantan maupun betina dapat memiliki gading, tetapi hanya gajah jantan Asia yang dapat menumbuhkannya.

Baca:   Apakah Manusia Hidup di Waktu yang Sama dengan Dinosaurus?

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua gajah jantan Asia maupun gajah Afrika tidak memiliki taring.Ada banyak fitur menit lainnya, seperti tekstur kulit, jumlah kuku, dan karakteristik batang yang dapat membedakan kedua jenis gajah. Selain itu, ada perbedaan ukuran: gajah sabana Afrika sekitar 8.000 kg (9 ton) dan tingginya antara 3 dan 4 meter (antara 10 dan 13 kaki) di bahu. Gajah hutan Afrika sedikit lebih kecil dari gajah savanna mereka, dan gajah Asia memiliki berat 5.500 kg (sekitar 6 ton) dan, paling tinggi, setinggi 3,5 meter di bahu (11,5 kaki).

Ketiga spesies memiliki sosialitas yang sama, dengan struktur sosial yang jelas. Kawanan gajah adalah ibu raja, dengan betina tertua yang memimpin. Mereka terdiri dari anggota keluarga perempuan dari segala usia dan keturunan laki-laki. Gajah jantan puber meninggalkan kawanannya dan umumnya beroperasi dalam kawanan jantan jantan. Laki-laki yang lebih tua sering menyendiri.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.